Syahrezamarasutanpohan's Blog

TUGAS SOAL

SOAL :

1 . c. Menaikkan modal kerja sebesar Rp. 1.250.000

2. Modal Kerja (disingkat WC) adalah metrik keuangan yang merupakan likuiditas operasi yang tersedia untuk sebuah organisasi, bisnis, atau badan lainnya, termasuk badan pemerintah. Bersama dengan aktiva tetap seperti pabrik dan peralatan, modal kerja dianggap sebagai bagian dari modal usaha. modal kerja bersih dihitung sebagai aktiva lancar dikurangi kewajiban lancar. Ini adalah turunan dari modal kerja, yang biasa digunakan dalam teknik penilaian seperti DCFs (arus kas Discounted). Jika aktiva lancar kurang dari kewajiban lancar, entitas memiliki kekurangan modal kerja, juga disebut defisit modal kerja.
3. Jawab : Tidak mempengaruhi modal kerja

4. Jawab : c. Untuk setiap Rp. 1 hutang lancar memerlukan aktiva lancar 2.5
Total Assets To Debt Ratio = 250.000/100.000×100%
= 250% (dalam persen) = 2.5

5. Jawab : d. Seluruh aktiva yang dimiliki peubah
Modal kerja adalah jumlah aktiva lancar. Jumlah ini merupakan modal kerja bruto (gross working Capital). Definisi ini bersifat kuantitatif karena menunjukkan jumlah dana yang digunakan untuk maksud-maksud operasi jangka pendek. Waktu tersedianya modal kerja akan tergantung pada macam dan tingkat likuiditas dan unsur-unsur aktiva lancar.
6. Jawab : d. Tidak ada jawaban yang benar
Apabila salah dalam menentukan taksiran umur ekonomis akan berpengaruh terhadap penentuan depresiasi per tahun.

7 Jawab : d. Jawaban salah semua

8. Jawab : b. Bahan mentah z $ 1.000.000

9. Jawab :
a. Dana terikat dalam persekot 3 hari
b.Proses produksi 5 hari
c.Barang jadi 3 hari
d.Piutang dagang 4 hari
e.Periode perputaran 15 hari

Bahan mentah 15 x 20 x 125 = 30.000
Upah 10 x 20 x 75 = 15.000
Biaya adm. 10 x 20 x37.500/(25 x 20) = 15.000
Persediaan kas minimal (asumsi) = 25.000
jumlah modal kerja Rp 85.000


Ditulis dalam Uncategorized

NERACA

NERACA

PENGERTIAN NERACA
Yang disebut neraca, ‘balance sheet’,’statement of financial position’,atau ‘statement of financial condition’ adalah laporan dalam bentuk daftar yang disusun secara sistematik yang mengikhtisarkan nilai dan susunan aktiva, hutang dan modal sebuah perusahaan pada suatu tanggal tertentu.
Neraca dapat disusun dalam bentuk stafel yang bisa juga disebut bentuk ‘report’ dan dapat pula disusun dalam bentuk skontrol, yang biasa juga disebut bentuk T-account. Neraca yang disusun dalam bentuk skontro, bagian sebelah debit neraca memuat semua akiva perusahaan, sedangkan bagian kreditnya memuat hutang dan midal sendiri perusahaan.

SUSUNAN NERACA MENURUT PAI
Menurut PAI,komponen-komponen neraca dapat digolongkan sebagai berikut :
Aktiva.
A. Aktiva lancar
B. Investasi (Penyertaan)
C. Aktiva Tetap
D. Aktiva Tidak berwujud
E. Aktiva Lain-lain
Kewajiban.
F. Kewajiban Lancar (jangka Pendek)
G. Kewajiban Jangka Panjang
H. Kewajiban Lian-lain
Modal.
I. Modal Saham
J. Agio Saham
K. Laba Yang Ditahan


Ditulis dalam Uncategorized